Awal Tahun 2026, Bupati Aceh Singkil Tegaskan Arah Kerja Aparatur: Disiplin, Loyalitas, dan Kerja Nyata

5 Januari 2026 I 15.45 WIB
Oleh: Sri Rahayu

Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, memimpin langsung Apel Gabungan Perdana ASN dan Aparatur Gampong di Lapangan Alun-alun Pulo Sarok , Senin (5/1/2026).(Foto: Prokopim)

NEWSTERKINIACEHSINGKIL.COM | Aceh Singkil — Mengawali tahun kerja 2026, Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil langsung menggelar apel gabungan sebagai langkah awal memperkuat soliditas dan komitmen aparatur. Kegiatan yang dipimpin Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, ini menjadi penanda dimulainya ritme kerja yang lebih terarah, disiplin, dan berorientasi hasil, Senin (5/1/2026).

Apel yang melibatkan ASN, aparatur gampong, keuchik, hingga imeum mukim tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum penting untuk menyatukan langkah seluruh elemen pemerintahan dalam menghadapi tantangan tahun berjalan.

Dalam arahannya, Bupati, Safriadi Oyon, menekankan bahwa tahun 2026 harus menjadi titik percepatan kinerja, bukan sekadar melanjutkan rutinitas. Ia mengingatkan agar seluruh aparatur mampu menghadirkan perubahan nyata yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kerja kita harus terlihat hasilnya. Jangan hanya sibuk administrasi, tapi minim dampak. Masyarakat menunggu bukti, bukan sekadar laporan,” tegasnya di hadapan peserta apel.

Ia juga menempatkan disiplin dan pengabdian sebagai dua pilar utama dalam menjalankan roda pemerintahan. Menurutnya, aparatur yang disiplin akan melahirkan kinerja yang terukur, sementara pengabdian menjadi dasar dalam memberikan pelayanan yang tulus kepada masyarakat.

Selain itu, Bupati menyoroti pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme. Ia menegaskan bahwa kepercayaan publik tidak datang dengan sendirinya, melainkan dibangun melalui konsistensi sikap, etika kerja, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas.

Momentum apel awal tahun ini juga dimanfaatkan untuk merefleksikan peristiwa bencana banjir dan longsor yang terjadi pada akhir 2025. Safriadi Oyon, mengingatkan agar seluruh jajaran pemerintahan meningkatkan kesiapsiagaan dan kepekaan terhadap kondisi masyarakat, terutama dalam situasi darurat.

“Kita sudah belajar dari pengalaman. Ke depan, pemerintah harus lebih cepat hadir, lebih tanggap, dan benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya ASN, peran aparatur gampong juga menjadi perhatian. Bupati meminta para keuchik dan imeum mukim untuk aktif membangun pelayanan dari tingkat desa, menjaga kedisiplinan, serta memperkuat kepercayaan masyarakat dari lapisan paling bawah.

Di sisi lain, ia menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan. Setiap program yang dijalankan harus tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Apel gabungan ini sekaligus menjadi penegasan arah kepemimpinan Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil di tahun 2026, yakni menghadirkan birokrasi yang disiplin, responsif, dan berorientasi pada hasil nyata demi kesejahteraan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post