Oleh: Sri Rahayu | Editor: Bayu Triantoro

Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan, melihat sajak perahu karya Syekh Hamzah Fansuri yang ditulis di prasasti kompleks pemakaman Syekh Hamzah Fansuri di Kampong Oboh, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam, Kamis (8/1/2026).(Foto: Serambi/Rosadi)
NEWSTERKINIACEHSINGKIL.COM, Subulussalam — Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, melakukan kunjungan kerja ke Kota Subulussalam, Kamis (8/1/2026). Zulkifli Hasan tiba bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Menteri Perdagangan Budi Santoso menggunakan helikopter dan mendarat di Lapangan Pegayo.
Kedatangan rombongan menteri tersebut disambut unsur pemerintah daerah. Dalam agenda kunjungan tersebut, Wakil Bupati Aceh Singkil, Hamzah Sulaiman, turut hadir mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Setelah tiba di Subulussalam, rombongan melanjutkan kegiatan dengan menghadiri pertemuan di aula Pendopo Wali Kota Subulussalam. Dalam pertemuan tersebut, Menko Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan ceramah umum terkait arah kebijakan pemerintah pusat di bidang ketahanan pangan dan perdagangan.
Pada kesempatan itu, Zulkifli Hasan juga menyinggung kondisi Sungai Lae Soraya yang selama ini kerap menimbulkan persoalan, terutama banjir. Menurutnya, perlu dilakukan sodetan atau pembangunan kanal yang terhubung ke wilayah Aceh Selatan sebagai salah satu solusi jangka panjang.
Lae Soraya merupakan sungai terbesar yang melintasi Kota Subulussalam dengan lebar lebih dari 300 meter. Sungai ini berhulu di Kabupaten Gayo Lues dan bermuara di Kabupaten Aceh Singkil, sehingga penanganannya membutuhkan kerja sama lintas daerah.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut juga menyatakan komitmennya untuk membantu pengembangan sektor pangan dan perdagangan di daerah. Untuk mewujudkan komitmen itu, ia hadir bersama Menteri Kelautan dan Perikanan serta Menteri Perdagangan guna memperkuat sinergi lintas sektor.
Usai pertemuan di pendopo, rombongan Menko Pangan melanjutkan kunjungan ke makam Syekh Hamzah Fansuri di Kampong Oboh, Kecamatan Rundeng. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap tokoh ulama dan sastrawan besar Aceh.
Wakil Bupati Aceh Singkil, Hamzah Sulaiman, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menilai kehadiran Menko Pangan beserta jajaran menteri menjadi perhatian serius pemerintah pusat terhadap daerah.
“Kami menyambut baik kunjungan Bapak Menko Pangan bersama para menteri. Ini menjadi harapan besar bagi daerah, khususnya Aceh Singkil, agar program penguatan pangan, pengelolaan sungai, dan pengembangan ekonomi masyarakat dapat segera direalisasikan,” ujar Hamzah Sulaiman.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil siap mendukung dan berkolaborasi dengan pemerintah pusat serta daerah terkait demi percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.