Pemkab Aceh Singkil Percepat Pemulihan Pertanian Usai Banjir
News Terkini Aceh Singkil >> Daerah>> Pemkab Aceh Singkil Percepat Pemulihan Pertanian Usai BanjirPemkab Aceh Singkil Percepat Pemulihan Pertanian Usai Banjir
13 Januari 2026 I 20.15 WIB
Oleh: Sri Rahayu

Wakil Bupati Aceh Singkil, Hamzah Sulaiman, melakukan penanaman perdana sebanyak seribu batang bibit cabai merah. Kegiatan tersebut berlangsung di Pulo Sarok, Selasa (13/1/2026).(Foto: Prokopim)
NEWSTERKINIACEHSINGKIL.COM | Singkil — Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil mengambil langkah cepat untuk menghidupkan kembali sektor pertanian setelah banjir yang melanda sejumlah wilayah beberapa waktu lalu. Pemulihan ini dinilai penting karena pertanian menjadi salah satu sumber utama penghidupan masyarakat di daerah tersebut.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Wakil Bupati Aceh Singkil, Hamzah Sulaiman, melakukan penanaman perdana seribu batang bibit cabai merah di Desa Pulo Sarok, Selasa (13/1/2026). Kegiatan ini menjadi simbol dimulainya kembali aktivitas pertanian masyarakat yang sempat terdampak bencana.
Lahan yang digunakan dalam kegiatan tersebut merupakan milik warga setempat bernama Sultan. Pemerintah daerah berharap pemanfaatan lahan warga dapat menjadi contoh bagi petani lain agar kembali mengoptimalkan lahan pertanian mereka setelah kondisi mulai membaik.
Dalam kesempatan itu, Hamzah Sulaiman juga memberikan apresiasi kepada para penyuluh pertanian serta satuan tugas ketahanan pangan yang aktif mendampingi petani. Menurutnya, peran pendamping lapangan sangat membantu petani dalam menghadapi berbagai kendala selama proses pemulihan pascabanjir.
Ia menegaskan bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat Aceh Singkil. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus mendorong percepatan pemulihan melalui berbagai program pendampingan dan pemanfaatan lahan yang terdampak.
Melalui pengembangan komoditas cabai merah yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi, pemerintah berharap pendapatan petani dapat meningkat sekaligus memperkuat ketersediaan pangan di tingkat lokal. Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang daerah dalam memperkuat ketahanan sektor pertanian menghadapi potensi bencana di masa mendatang.