Oleh: Sri Rahayu

Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, menghadiri Rapat yang dipimpin langsung oleh Mendagri Tito Karnavian diikuti oleh seluruh bupati dan wali kota se-Aceh , di Gedung Serbaguna Lantai II Kantor Gubernur Aceh, Sabtu (10/1/2026).(Foto: Prokopim Aceh Singkil)
Newsterkiniacehsingkil.com, Banda Aceh — Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil terus memperkuat langkah pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah. Upaya ini dilakukan untuk memastikan pemulihan infrastruktur dan kehidupan masyarakat terdampak berjalan terencana, terukur, dan berkelanjutan.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Bupati dan Wali Kota se-Aceh yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian.
Rakor berlangsung pada Sabtu (10/1/2026) di Gedung Serbaguna Lantai II Kantor Gubernur Aceh, dan diikuti seluruh kepala daerah se-Aceh serta jajaran kementerian dan lembaga terkait.
Bupati Aceh Singkil Safriadi Oyon menegaskan bahwa Pemkab Aceh Singkil berkomitmen melaksanakan pemulihan pascabencana secara terencana dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.
Menurutnya, pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik, tetapi juga mencakup aspek sosial dan ekonomi masyarakat. Untuk itu, Pemkab Aceh Singkil saat ini tengah melakukan pendataan menyeluruh terhadap dampak bencana sebagai dasar penyusunan program rehabilitasi dan rekonstruksi.
“Pendataan yang akurat menjadi kunci agar kebijakan pemulihan benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan dan kebutuhan masyarakat,” ujar Safriadi Oyon.
Ia menjelaskan, bencana hidrometeorologi di Aceh Singkil menyebabkan kerusakan pada sejumlah infrastruktur vital. Beberapa ruas jalan, fasilitas umum, serta jembatan penghubung antarkawasan dilaporkan mengalami kerusakan hingga putus, sehingga berdampak pada mobilitas warga dan distribusi barang.
Dalam Rakor tersebut, Mendagri Tito Karnavian meminta seluruh kepala daerah untuk segera menyampaikan data tertulis yang rinci dan spesifik terkait dampak bencana di wilayah masing-masing sebagai dasar pembagian peran penanganan antara pemerintah pusat dan daerah.
Safriadi Oyon menambahkan, Pemkab Aceh Singkil terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Aceh dan pemerintah pusat dalam rangka percepatan penanganan dan pemulihan pascabencana.
Pemkab Aceh Singkil berharap, melalui penguatan koordinasi lintas pemerintahan, proses pemulihan pascabencana hidrometeorologi dapat berlangsung lebih cepat sehingga masyarakat dapat segera kembali beraktivitas secara normal.